22/10/12

lirik lagu-lagu LFM


warik
ridho-adam-ari
saat engkau datang dan
berikan setumpuk harapan
kala itu membuat anganku terbang jauh melayang
ku tak tahu akan makna apa tersirat di hati
tak kuduga dengan begitu mudah kau berucap
ada sesuatu yang menghalangi jalanku
langkahku (yang pasti)
tak inginku seperti ranting
daun yang terhempas
kesalku jadinya saat kudengar
jawaban itu inginku meronta
namun kuakui kutak kuasa
biarku melangkah dengan sisa
batin yang terkulai
tapi kuakui ingin kuwujudkan
hasratku (setiap asa jiwa)
terkadang kubertanya masih adakah
satu jawabannya yang dapat kau berikan
tuk yakinkan diriku melangkah

january 15
billy j.b.
once again i’m standing in the rain
still searching for your loving
knowing you’re not mine still i’m feelin
to keep you on this final stand
tell me baby just what i have to do
to keep holding on and on this only love to you
for a thousand times i try to find a way
in a days & nights to make you come into my life
for a thousands miles i sing this song of love
that i never found for a long long time behind
all my life
yesterday i thought i really found a love
now i know it never meant to be
knowing you’re not there still i’m dreamin
someday you will be my pride

empty
adam-rino
friday night just you and i… standing
still without a sound like each wave
breaks in the sand… i know my heart
will be break somehow
i remember our younger years… we swore
to god we’ll be together but our wish just
blow with the wind as it passed by and
kissed the day good bye
tell me why wait till the sun goes down
i don’t want to let it for another day
cause when the night steals your day
all the dreams will fade away
so goodbye and please turn around
you walked away and i’m alone… empty
nights without your smile… so i wait
till my story end as the morning washes
all those stars…

waktu
ridho-efriel
kala mentari belum tiba
di atas roda kita masih berada
resapkan makna suasana
getar hati mulai bernyanyi
kala jemari saling menghangati
dinginnya pagi di kota ini
sesaat fajar kan merekah
siratkan satu cerita…
tetesan embun sejukan hari
mengikat hati kita saling berjanji
selalu akan bersama
langkah kita bersama
gapai sebuah cita
tawa dan air mata
tercurahkan untuknya
sambut hari baru tiba
berjuta pesona

pesan
ridho-eddie
tersapu bekas perkelahianku semalam denganmu
tersisa hitam melekat dendam di otakku… pesan dendamku
pikiran penuh dengan senyum mematikan
saatnya sebuah bencana hadir untuknya
lekaslah kau lari menjauh, sembunyi
lekaslah mohon pengampunan kepadaku
tak akan kubiarkan tuk kau bernafas bebas
dendam ini terlalu dalam endap di hatiku
terdengar cerita gembira yang melawan
dan itu menjadi mimpi buruk untuknya
mulailah berdoa supaya aku diberinya sedikit kerelaan
dan kubiarkan kau untuk berjalan dengan damai
tapi itupun tak cukup sebelum pesan dendamku ini
terbaca olehmu… terbaca olehmu… terbaca olehmu
terbaca olehmu

suara jiwa
adam-efriel
dari balik jendela kutatap
sebuah duni yang kerap kali
melupakan rasa
untuk tahta harta dan kuasa
dari sisi nurani
kubelai semua hati
yang selalu iri serta menyakiti
demi sebuah hasrat
pemuasan diri
mungkin ini hidup di dunia
tapi tak semestinya
masih adakah rasa kita bersaudara
semua di dunia hidup menuju padaNya
masih adakah hati yang penuh cinta
mencari arti sebuah bahagia

lfm
adam-eddie
hey… there’s a place called… my hometown
where i can fly with my own wings
no need to cry asking for help
some… people saying there’s… no more hometown
well they will find my secret place
then they can feel all the good things
only in last few minutes
still… they keep on moving and… pretend not to see
all of the rides i’ve been saying
i walk and cry my own mistakes
only in last few minutes
the only place when
you can sit
and thinking
the world has
changing and you
just can’t help it
last thing you know
all matters is not
the same
it all comes to
you in
last
few
minutes…

hidup tuk…
ridho-eddie
berakit ke hulu
berenang ke tepian
bersakit dahulu
dan bersenang kemudian
jangan berikan ikan
tapi berilah kail
air yang beriak
pertanda itu tak dalam
lain ladang pun
akan lain belalangnya
lain lubuk juga
akan lain ikannya
hidup tuk… resapi…
hidup tuk hidup… hadapi…
hidup tuk hidup… resapi…
hidup tuk hidup… hadapi…
hidup tuk hidup
dalamnya laut luas
dapat dikira-kira
dalamnya hati orang
siapa yang tahu

hati
ridho-adam-ari
meresapi makna dalam sebuah kata
berangsur mereda kesunyian
jiwamu yang resah
terkadang terbukti tercemar ambisi
bercermin kita menyadari
apa yang terjadi
jalin… cinta… antara manusia
satu… cita… dalam kebebasan
saat teringat baru kita sadar
tuk mencoba hidup di dunia
tak semudah kata
terlintas pikiran
saling menutupi
kehendak yang kan memisahkan
persahabatan ini
lama terjalin persahabatan ini
kuharap tak terusik
segala yang t’lah ada… oh

tuan j
ridho-eddie
terikat, terikat tanganku dengan sebuah tiang milik si jaman
terpaksa aku hanya mampu menghembus ke dalam nafas bernama kesal
seolah semua keinginanku bertindak telah terbaca dan diatur olehnya
haha… haha… tawa kemenangan merekah di tenggorokannya
dan si jaman telah pegang kendali
titik koma pun tunduk
kepadanya air mata takkan
pernah berhenti membanjiri tiap garis hidupku
terkasih…
hanya orang terkasih yang disayangioleh hati si jaman
penurut
sifat yang akan membuatnya terbang melayang tinggi di awan
kuasa
sekali saja sebuah lidah menyangkal
tikaman kata kan meluncur keluar
terlanjur…
sudah terlanjur aku hidup terlantur dalam alam si jaman
terpaksa
aku hanya mampu menghembus ke dalam nafas bernama kesal
sesal yang pasti datang terlambat
hanya akan membuatku terperangah


rasa
mira lesmana
temaram malam jadi hening tanpa kehadiranmu
andai kau faham apa yang kurasa
sejak kepergianmu
bintang malam tak lagi bersinar
sesal yang datang tak mampu terbendung lagi
bila tersisa…
sedikit rasa izinkan dia menghadirkan cinta kita
sejuta kata takkan mungkin dapat mengutarakan
kuingin kau kembali di sini
maafkan hanya satu kata yang harus kuucapkan
biarkan pergi cerita yang lalu
dengar suara hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar