20/06/13

#GrobagCurhat. Wani Urip, Wani Piro!

Awalnya hanya ingin membantu tetangga depan rumah komunitas RTJ (Rumah Tanpa Jendela) , dimana ada lapak barang bekas tempat berkumpulnya para "lapakers" yg mencari nafkah dengan menarik grobag mengumpulkan barang bekas. Terbersit niat mendandani grobag yang setia mereka tarik untuk mencari nafkah dengan membeli, atau mengambil barang bekas macam: besi, kertas atau plastik.
Membuat gerobaknya  lebih elok, dengan menggambari atau menuliskan kalimat yg memberi semangat, atau bahkan curhatan, celoteh atas  nasib yg 
sedang dirasakan, juga sebagai upaya "melawan" stigma masyarakat yang sering menganggap mereka pencuri lah, suka ngambil barang tanpa ijin lah. 

Padahal mereka sering membeli barang bekas macam koran, besi dan sebagainya.
Membeli lho ya.. Bukan mencuri.


Selain "mencoret-coret" kemudian muncul ide, setelah berdiskusi dengan seorang kawan, untuk skalian membuatkan desain gerobak yang lebih praktis dengan daya angkut lebih banyak dan dengan kontruksi yang lebih kuat, tetapi  tetap menggunakan bahan bekas. Untuk itu butuh kerjasama dengan kawan-kawan dari lintas disiplin ilmu. yang jago ilmu konstruksi, yang jago membuat desain produk. Nah.. Ada yang tertarik?





Tidak ada komentar:

Posting Komentar