06/09/14

Subuh


ilustrasi untuk cerpen abdullah zuma berjudul: masjid abah
(saya meminjamnya :P)


Masjid di dekat rumah ada dua.
Setiap subuh dua-duanya berlomba membangunkan jamaah.
Speaker seperti berlomba seakan yang paling keras akan masuk surga lebih cepat.
Warga sejauh ini belum terdengar ada yang protes.
Tidak tahu, protesnya di simpan dalam hati, atau menjadi bebal seperti saya ini,
Yang kemudian menganggap suara speaker saat subuh menjadi semacam alarm jam weker bersuara nyaring, atau jam dinding dengan setelan suara per seperempat jam yang di angka 12 ditambahin suara "kik..kuk...kik..kuk" ala burung hantu. Atau bisa jadi semacam alarm HP dengan setelan musik rock paling kencang yang akan berulang terus sebelum akhirnya berhenti karena HP dibanting.
Lalu pilihannya adalah; mau bangun. atau malah memilih tidur lagi sambil menekan bantal dikedua kuping erat-erat.
Biasanya itu yang saya lakukan :P

Tetapi bagi saya subuh tetap menentramkan, asal bangunnya satu jam sebelum waktu subuh. Menikmati 30 menit di awal dari satu jam sebelum subuh.
Sungguh menentramkan...
Sepi.. Sunyi... Damai.

Setelah itu kembali.. Suara muazin yang membangunkan warga lalu menghimbau agar salat subuh berjamaah di masjid,
Dilanjut rekaman orang mengaji alqur'an yang diputar kencang-kencang...

Nikmati saja... "Hoaemmm"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar